PERBEDAAN TAS KULIT ASLI DAN SINTETIS
PERBEDAAN TAS KULIT ASLI DAN SINTETIS
Hampir sebagian besar orang memiliki produk berbahan kulit entah dalam bentuk tas, dompet hingga jaket. Produk berbahan kulit memang selalu menarik hati karena bahannya yang kuat dan tahan lama. Segala aksesoris dari bahan kulit pun dapat memberikan kesan elegan bagi siapa pun yang menggunakannya. Banyak dari masyarakat menggilai fashion tas kulit asli, selain sebagai pernak pernik, tas kulit asli juga mampu menaikkan pamor seseorang. Namun, kepopuleran tas kulit beriring dengan maraknya penjualan tas kulit imitasi atau palsu di pasaran. Agar tidak terkecoh pedagang culas, langkah apa yang bisa diterapkan untuk bedakan tas kulit asli dengan imitasi.
- Periksa Bau
Mengutip Leather Honey di situs leatherhoney.com tas kulit asli bisa dibedakan berdasarkan bau yang dihasilkan. Produk kulit asli memiliki aroma khas yang tidak bisa ditiru kulit sintetis atau imitasi. Untuk mengenali baunya, cobalah berlatih dengan beberapa produk kulit asli yang sudah Anda miliki sebelumnya.
·
Perhatikan Tekstur Pori-pori Kulit
Pastikan tekstur tas kulit tidak luput dari perhatian Anda. Cobalah
periksa pori-pori kulit, apabila tampak terlalu rapi dan polanya teratur,
kemungkinan tas tersebut imitasi. Tas kulit asli memiliki pola pori-pori yang
tidak konsisten dan tidak teratur, sebab sifatnya yang alami, sebaliknya, kulit
imitasi memiliki pola konsisten dan berulang.
·
Memeriksa pinggiran produk
Produk yang menggunakan kulit sintetis biasanya akan
terdiri dari beberapa lapis. Mulai dari kulit sintetis itu sendiri, kemudian
didalamnya terdapat kain dan busa sehingga terasa lebih halus. Berbeda dengan
kulit asli yang hanya terdiri dari satu lapis saja.
·
Coba Tekan Tas
Berdasar Looks Gud di laman looksgud.com, tas kulit asli dan imitasi bisa dibedakan dengan cara menekan permukaannya. Sama seperti kulit manusia, kulit asli bersifat elastis dan berubah warna saat direnggangkan. Jika coba dikerutkan, tas kulit asli akan kembali seperti semula dan tidak meninggalkan pola kerutan. Saat digores pun, kulit asli akan kembali ke tekstur aslinya, beda dengan kulit imitasi yang apabila coba dikerutkan dan digores akan tetap mempertahankan sifat kaku atau tidak elastis.
·
Jika pada label produk tertulis genuine leather maka dapat dipastikan bahwa produk terbuat dari kulit asli. Namun, jika yang tertulis adalah manmade material atau syntetic leather maka produk terbuat dari kulit sintetis.
Untuk
pemesanan hubungi nomor WA dibawah ini
.jpg)
Komentar
Posting Komentar